Siapa yang tidak kenal durian. Semua orang pasti setuju jika buah durian dijuluki "rajanya buah", dengan aromanya yang sangat khas walaupun sebagian orang ada yang alergi terhadap buah ini tetapi durian tetap menjadi buah yang selalu ditunggu kehadiran pada saat musimnya tiba.
"Si Mimang" mungkin bagi sebagian orang awam masing asing mendengar nama ini. Si mimang adalah salah satu jenis durian asli Indonesia yang berasal dari daerah Sigaluh, Banjarnegara.
Ciri - ciri Si Mimang :
Jika dilihat dari sisi penampilan Si Mimang ini kurang meyakinkan, namun jika dilihat dari rasa tidak kalah dengan jenis - durian unggul lainnya. Apalagi pada saat kontes durian beberapa waktu yang lalu Si Mimang berhasil meraih juara kedua setelah monthong. Kekurangan dari Si Mimang adlah dlihat dari penampilan yang kurang menarik. Akan tetapi fakta ini telah cukup membuktikan bahwa Si Mimang patut di jadikan pilihan diantara jenis - jenis durian yang telah ada.
Dengan alasan tersebut maka sebagai "Kuli_Agro" kami mencoba sedikit memodifikasi untuk kualitas dan kwantitas produksi Si Mimang. Adapun hal yang telah kami lakukan adalah menyambung dengan jenis durian lain, atau jika boleh kami menyebutnya dengan dengan istilah Si Mimang T3KQ3. Yaitu dengan menyambung Si Mimang dengan Tingkat 3 (T3), Batang bawah dari biji, batang tengan menggunakan jenis durian monthong, kemudian batang atas (utama) Si Mimang.
Dengan perlakuan ini diharapkan dapat mempengaruhi penampilan Si Mimang. Perlakuan tersebut kami namakan batang induk, kemudian, mengingat Monthong mempunyai kelemahan yaitu tidak tahan terhadap serangan penyakit maka untuk mengatasinya kami menyambung batang induk tadi dengan beberapa batang lagi dengan bibit yang berasal dari biji durian lokal yang tahan penyakit. Hasil dar perlakuan tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:
Ciri - ciri Si Mimang :
- Buahnya berbentuk lonjong dan kecil, belimbimgan buah tampak jelas, warna hijau kekuningan.
- Durinya runcing tetapi adapula ynag tumpul: pada bagian yang cembung durinya tumpil, dan pada bagian yang cekung durinya runcing sekali.
- Daging buahnya tebal, agak berserat dan agak kesat. Rasanya manis alkoholik dan aromanya tajam sekali.
- Buahnya sulit dibelah. Produksinya per tahunnya dapat mencapai sekitar 400 - 500 buah per pohon.
Dengan alasan tersebut maka sebagai "Kuli_Agro" kami mencoba sedikit memodifikasi untuk kualitas dan kwantitas produksi Si Mimang. Adapun hal yang telah kami lakukan adalah menyambung dengan jenis durian lain, atau jika boleh kami menyebutnya dengan dengan istilah Si Mimang T3KQ3. Yaitu dengan menyambung Si Mimang dengan Tingkat 3 (T3), Batang bawah dari biji, batang tengan menggunakan jenis durian monthong, kemudian batang atas (utama) Si Mimang.
Dengan perlakuan ini diharapkan dapat mempengaruhi penampilan Si Mimang. Perlakuan tersebut kami namakan batang induk, kemudian, mengingat Monthong mempunyai kelemahan yaitu tidak tahan terhadap serangan penyakit maka untuk mengatasinya kami menyambung batang induk tadi dengan beberapa batang lagi dengan bibit yang berasal dari biji durian lokal yang tahan penyakit. Hasil dar perlakuan tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:
Batang induk Si Mimang yang telah disambung dengan 3 batang bawah jenis lokal yang tahan penyakit.
Si Mimang T3KQ3 yang diperbanyak denga cara sambung susuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar